Optimalkan Pembelajaran Digital, SDN Debong Tengah 2 Gelar IHT Pemanfaatan IFP Tegal – Dalam upaya bertransformasi menuju ekosistem pendi...
Optimalkan Pembelajaran Digital, SDN Debong Tengah 2 Gelar IHT Pemanfaatan IFP
Tegal – Dalam upaya bertransformasi menuju ekosistem pendidikan digital yang inovatif, SDN Debong Tengah 2 sukses menggelar kegiatan In House Training (IHT) pada Kamis, 3 Juni 2026. Pelatihan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini mengusung tema penting, yaitu "Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) untuk Pembelajaran yang Kreatif dan Kolaboratif".
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru SDN Debong Tengah 2 dengan penuh antusias. Menariknya, rujukan materi dan praktik tidak didatangkan dari luar, melainkan dipandu langsung oleh narasumber internal sekolah, yaitu Kepala SDN Debong Tengah 2 bersama perwakilan Guru yang telah memiliki keahlian lebih dulu dalam operasional teknologi tersebut. Sinergi ini menunjukkan komitmen kuat sekolah untuk saling berbagi praktik baik demi kemajuan bersama.
Mengubah Paradigma Kelas Konvensional
Acara dibuka oleh Kepala SDN Debong Tengah 2 selaku narasumber utama. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kehadiran perangkat IFP (papan tulis digital interaktif) bukan sekadar formalitas modernisasi fasilitas, melainkan investasi besar untuk masa depan siswa.
"Melalui IHT mandiri ini, kita ingin memastikan seluruh guru—tanpa terkecuali—mampu mengoperasikannya dengan percaya diri. Kita manfaatkan potensi internal kita untuk saling belajar agar proses adaptasi teknologi ini berjalan cepat dan berdampak nyata di ruang kelas," tegasnya.
Selanjutnya, sesi dipandu oleh perwakilan rekan guru yang bertindak sebagai narasumber teknis. Para peserta dibimbing secara bertahap, mulai dari pengenalan sistem dasar, pemanfaatan whiteboard digital, integrasi multimedia, hingga fitur screen sharing untuk kolaborasi dua arah bersama siswa.
Manfaat dan Keuntungan IFP bagi Guru dalam Pembelajaran
Dalam paparan narasumber, dijelaskan secara rinci berbagai keuntungan yang didapatkan guru dengan beralih menggunakan IFP dibandingkan media konvensional:
Efisiensi Waktu dan Manajemen Materi: Guru tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk menulis panjang atau menghapus papan tulis secara manual. Semua materi ajar berbentuk file presentasi, video, atau modul digital dapat langsung dibuka dalam hitungan detik.
Pembelajaran Lebih Visual dan Interaktif: IFP memudahkan guru untuk menyajikan konsep-konsep abstrak (seperti simulasi sains atau peta digital) secara nyata. Hal ini mempermudah guru dalam memancing fokus dan rasa ingin tahu siswa sejak awal pelajaran.
Penyimpanan Materi Otomatis: Apa pun yang ditulis atau dicoret guru di layar IFP selama proses mengajar dapat disimpan langsung dan dibagikan kembali kepada siswa dalam bentuk digital. Guru tidak perlu khawatir ada materi penting yang terlewat atau lupa dicatat oleh siswa.
Mendorong Metode Gamifikasi: Guru dapat dengan mudah menyisipkan kuis interaktif, roda keberuntungan (spinner), atau permainan edukatif langsung di papan tulis, sehingga evaluasi pembelajaran terasa menyenangkan dan tidak menegangkan bagi anak-anak.
Praktik Langsung dan Sesi Berbagi
IHT ini mengutamakan metode praktik langsung (hands-on). Setelah pemaparan materi, seluruh guru peserta bergantian mencoba mengoperasikan fitur-fitur IFP di depan layar. Suasana pelatihan mencair dan penuh kehangatan saat para guru saling membantu, berdiskusi, dan mencoba mendesain kuis interaktif kelompok.
Beberapa guru senior yang awalnya canggung, perlahan mulai terbiasa dan bersemangat melihat kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi ini. Saling dukung antarguru menjadi warna utama dalam rona kegiatan IHT kali ini.
Dengan suksesnya pelaksanaan IHT yang dinarasumberi oleh Kepala Sekolah dan rekan guru ini, SDN Debong Tengah 2 siap menyongsong hari-hari pembelajaran ke depan dengan wajah baru yang lebih modern. Pemanfaatan IFP yang optimal diharapkan mampu mendongkrak motivasi belajar siswa serta melahirkan inovasi-inovasi mengajar baru dari tangan dingin para guru SDN Debong Tengah 2.


