K obarkan Jiwa Nasionalisme, SDN Debong Tengah 2 Kota Tegal Gelar Upacara Khidmat Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 TEGAL — Di t...
Kobarkan Jiwa Nasionalisme, SDN Debong Tengah 2 Kota Tegal Gelar Upacara Khidmat Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
TEGAL — Di tengah momentum refleksi kebangsaan, segenap civitas akademika Sekolah Dasar Negeri (SDN) Debong Tengah 2 Kota Tegal melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026. Upacara yang berlangsung di halaman utama sekolah tersebut berjalan dengan penuh khidmat, tertib, dan sakral. Ratusan siswa dari kelas satu hingga kelas enam tampak berbaris rapi mengenakan seragam pramuka lengkap dengan atributnya, bersanding bersama para guru dan tenaga kependidikan yang mengenakan pakaian adat Nusantara dan seragam dinas resmi.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini mengusung tema nasional yang berfokus pada penguatan fondasi moral generasi muda di tengah era digitalisasi. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala SDN Debong Tengah 2 Kota Tegal, Asikin, memimpin langsung jalannya upacara dan memberikan amanat yang membakar semangat nasionalisme serta kedisiplinan para peserta didik.
Maksud dan Tujuan Kegiatan
Penyelenggaraan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di SDN Debong Tengah 2 ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan memiliki maksud dan tujuan edukatif yang sangat mendasar:
1. Internalisasi Nilai Luhur Pancasila: Maksud utama dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan dan menyemaikan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap sila Pancasila ke dalam jiwa sanubari siswa sejak usia dini. Sekolah ingin memastikan Pancasila tidak hanya dihafal secara lisan, melainkan dipahami sebagai pedoman berperilaku sehari-hari.
2. Penguatan Dimensi Profil Lulusan Terbaru: Secara khusus, kegiatan upacara ini bertujuan untuk mengaktualisasikan Dimensi Profil Lulusan (DPL) terbaru, terutama pada Dimensi Kewargaan (menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara) serta Dimensi Keimanan, Ketakwaan terhadap Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia melalui doa bersama yang dipanjatkan demi keselamatan bangsa.
3. Meningkatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan: Di tengah keberagaman latar belakang siswa, upacara ini bertujuan untuk merekatkan kembali tali persaudaraan, menumbuhkan sikap toleransi, serta membangun kesadaran kolektif bahwa seluruh warga sekolah adalah satu kesatuan di bawah naungan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Susunan Upacara
Guna menjaga kesakralan dan ketertiban acara, tata upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di SDN Debong Tengah 2 disusun secara sistematis mengacu pada protokol resmi kenegaraan:
• Acara Persiapan:
o Para pemimpin barisan menyiapkan barisannya masing-masing di lapangan upacara.
o Pemimpin Upacara memasuki lapangan upacara dan mengambil alih komando.
• Acara Inti:
o Pembina Upacara memasuki mimbar upacara.
o Penghormatan umum kepada Pembina Upacara yang dipimpin oleh Pemimpin Upacara.
o Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara siap dimulai.
o Pengibaran Bendera Merah Putih: Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan serempak oleh seluruh peserta upacara. Bendera dikibarkan dengan anggun oleh petugas bendera terpilih dari siswa kelas atas.
o Mengheningkan Cipta: Dipimpin langsung oleh Pembina Upacara untuk mengenang jasa para pahlawan dan perumus Pancasila yang telah gugur.
o Pembacaan Teks Pancasila: Dibacakan oleh Pembina Upacara dan ditirukan oleh seluruh peserta upacara dengan lantang.
o Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945: Dibacakan oleh petugas upacara dengan tegas dan penuh penghayatan.
o Amanat Pembina Upacara: Kepala Sekolah menyampaikan pidato resmi mengenai pentingnya menjaga Pancasila sebagai benteng moralitas generasi masa depan.
o Menyanyikan Lagu Wajib Nasional: Seluruh peserta upacara menyanyikan lagu Garuda Pancasila dengan penuh semangat guna membangkitkan aura patriotisme.
• Acara Penutup:
o Pembacaan Doa bersama demi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan bangsa Indonesia serta kelancaran proses pendidikan di sekolah.
o Laporan Pemimpin Upacara bahwa upacara telah selesai dilaksanakan.
o Penghormatan umum kepada Pembina Upacara.
o Pembina Upacara meninggalkan mimbar upacara, dilanjutkan dengan pembubaran barisan oleh Pemimpin Upacara.
Harapan Kepala Sekolah
Dalam amanatnya, Kepala SDN Debong Tengah 2 Kota Tegal, Asikin, menyampaikan harapan besarnya agar nilai-nilai Pancasila dapat membumi di lingkungan sekolah. Beliau menegaskan bahwa tantangan terbesar anak-anak zaman sekarang bukan lagi melawan penjajah, melainkan melawan kemalasan, pengaruh buruk media sosial, dan lunturnya sopan santun.
"Harapan saya selaku Kepala Sekolah, upacara 1 Juni 2026 ini menjadi momentum bagi kita semua—baik guru, tenaga kependidikan, maupun siswa—untuk merefleksikan kembali apakah perilaku kita sudah mencerminkan nilai Pancasila. Saya ingin lulusan SDN Debong Tengah 2 tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas berteknologi namun tetap santun secara budaya, serta memiliki karakter kewargaan yang kuat. Mari kita jadikan sekolah ini sebagai laboratorium hidup pengamalan Pancasila demi menyongsong Indonesia Emas," tegas Asikin menutup pidatonya.
Penutup
Peringatan Hari Lahir Pancasila di SDN Debong Tengah 2 Kota Tegal sukses memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Melalui pelaksanaan upacara bendera yang tertib dan penyampaian pesan-pesan moral yang kuat, sekolah ini terus membuktikan komitmennya untuk tidak hanya melahirkan siswa yang berprestasi di bidang akademis, tetapi juga mencetak generasi penerus yang berjiwa nasionalis sejati dan setia pada dasar negara Republik Indonesia.


